
"Naiko.... Di mana kamu..." kata Keyla. Hiks, hiks, hiks..... Keyla mulai menangis. Keyla segera mengambil BlackBerrynya. Tut tut tut.... Calling Naiko.... "Halo Keyla?" kata Naiko. "Naiko! Kamu dimana sih! Nga ada di rumah, aku cemas tau!" kata Keyla. "Sori key... Eng... Aku... Emmm... Aku... Lagi.... Di..... Jepang!!!" kata Naiko terbata-bata. "Naiko! Sebenernya kamu di mana?" tanya Keyla. "Engh.... Maaf Keyla, tapi aku sudah pindah rumah" kata Naiko. "Hah? Pindah?" kata Keyla. "Yap... Papaku Bos Perusahaan National Corp., jadi sering pindah2. Selama 3 bulan ini.... Aku harus ke jepang." kata Naiko. "Naiko... Kenapa nga beritahu aku?" tanya Keyla. "Aku nga mau kamu sedih Keyla..." balas Naiko. "Ya sudah....... Dadah" kata Keyla menutup telpon. "Hah..... 3 Bulan tanpa Naiko....... Apa aku bisa tahan ya...??" tanya Keyla. "Tapi aku harus kuat!!!!" kata Keyla.
Kriingg...... Bell tanda sekolah usai telah berbunyi. Keyla lesu berdiri dari bangkunya. "Lho Keyla? Kamu kenapa?" tanya Licia. "Iya Key, cheer up! Kita duluan ya..." kata Nindy, terus pergi bareng Licia. "Hah.... Udah deh..." kata Keyla. Keyla segera bangkit dari kursinya. Ia segera keluar dari kelas. Saat di jalan, tiba-tiba, BRUK!!!!
Bersambung..........
No comments:
Post a Comment